Panti Asuhan Haqqul Yaqin adalah salah satu panti asuhan yg berada di Surabaya Jawa Timur Lebih tepatnya yaitu di daerah Jl. Raya Tubanan Lama, Tubanan, Tandes, Kota SBY, Jawa Timur 60188
Thursday, 31 August 2017
PENGINGAT
Tadzkiroh Hari Arafah
(PENGINGAT)
Hari ini adalah hari Arafah, Arafah 9 Dzul Hijjah 1437 H
Apa yang hendak kita lakukan pada hari ini?
Untuk diingat …
Malam yang dikenal dengan Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, tidaklah kita ketahui kapan persisnya terjadi..
Berbeda dengan hari Arafah
Kita telah mengetahui jauh hari sebelumnya: kapan persisnya
Jika pada Lailatul Qadar yang turun adalah para malaikat
Maka ketahuilah bahwa pada hari Arafah Allah SWT lah yang akan turun.
Saking mulianya hari Arafah ini, para salaf menabung seluruh keperluan (hajat) khas mereka, juga keperluan (hajat) umat secara umum, ditabung untuk dibuka pada hari Arafah ini.
Yang demikian ini mereka lakukan, mengingat betapa besar nan agung kemurahan Allah SWT pada hari Arafah ini
Juga, betapa Allah SWT akan meng-ijabah segala macam do’a yang dipanjatkan oleh para hamba-Nya pada hari Arafah ini.
Betapa banyaknya keinginan dan cita-cita aka terwujud pada hari Arafah ini!
Betapa banyaknya harapan akan terwujud pada hari Arafah ini!
Betapa banyaknya do’a akan terkabul pada hari Arafah yang penuh berkah ini.
Oleh karena itu …
Jika memungkinkan bagimu untuk berkhalwat, menyendiri, minimal pada sore hari Arafah
Dengan berdzikir, berdo’a, beristighfar dan membaca Al-Qur’an …
Maka lakukanlah.
Minimal pada sore hari Arafah, mulai dari selesai shalat Ashar, sampai maghrib.
Dorong dan ajak orang-orang di sekelilingmu untuk melakukannya …
Jangan lupa pula untuk berpuasa di hari Arafah ini, sebab Rasulullah SAW bersabda:
«… صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ …» (رواه مسلم [1162]).
Berpuasa pada hari Arafah, saya mempunyai dugaan (keyakinan) kepada Allah SWT bahwa ia menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. (HR Muslim [1162]).
Rasulullah SAW juga bersabda:
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّوْنَ مِنْ قَبْلِيْ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ (رواه الترمذي [3585]، وحسنه الألباني)
Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah, dan sebaik-baik ucapkan yang aku dan para nabi sebelumku lakukan adalah ucapan: La ilaha illaLlah, wahdahu la syarika lah, lahul mulku, walahul hamdu, wahuwa ‘ala kulli syai-in qadir (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, Dia Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya lah seluruh kerajaan, dan milik-Nya lah seluruh pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu). (HR At-Tirmidzi [3585] dan dinilai hasan oleh Al-Albani).
Terkait dengan terkabulnya do’a pada hari Arafah, seorang shalih berkata: “demi Allah, aku tidak berdo’a dengan suatu do’a pada hari Arafah, dan belum sampai genap satu tahun, kecuali apa yang aku pinta telah aku saksikan sebagai kenyataan seterang terbitnya fajar.
Oleh karena itu, perbaiki lah do’a untuk diri kalian, orang tua kalian, istri (suami) kalian, anak-anak kalian dan kerabat kalian.
Jangan lupa juga do’a untuk saudara-saudara kalian yang sedang berjihad untuk mendapatkan hak-hak mereka, di Palestina, di Syuria dan di belahan bumi lainnya.
Beri hak do’a kalian untuk kaum yang tertindas dan lemah, dari seluruh dunia Islam.
Jangan pula lupakan kaum muslimin yang tertekan, terintimidasi, terkerangkeng dalam jeruji tahanan orang-orang zhalim.
Siapa tahu, do’a dari seorang waliyullah (dan antum lah yang dimaksud), baik lelaki ataupun perempuan, do’a itulah yang akan mengubah sejarah umat Islam dengan kemenangan, kegembiraan, rasa aman dan tamkin … dengan seijin Allah SWT.
Berdo’alah dengan penuh kekhusyu’an dan keyakinan (kemantapan) yang sempurna kepada Allah SWT bahwa akan diijabah.
Dan akan semakin kuat lagi peluang terkabulnya jika do’a itu didahului oleh sedekah dan infak fi sabilillah serta berbagai amal shalih lainnya.
Dan orang yang benar-benar merugi, adalah mereka yang pada hari Arafah ini tidak mendapatkan apa-apa dikImam Al-Ghazali berkata: “Sesungguhnya, jika Allah SWT mencintai seseorang, maka Allah SWT akan mempergunakannya di waktu-waktu fadhilah (utama) dengan amal-amal yang fadhilah (utama) pula, dan pertanda bahwa seseorang tidak disukai Allah SWT adalah bahwa orang itu mengisi waktu-waktu utama dengan amal-amal yang buruk!!”. (Ihya’ Ulumiddin [1/188]).
Semoga Allah SWT senantiasa berikan kepada kita kekuatan, taufik dan hidayah untuk mengisi waktu-waktu utama dengan amal terbaik, serta menjauhkan kita dari perbuatan buruk, amin.
WASIAT
*Wasiat KH. Abdul Karim Lirboyo:*
*_"Hidupkan Malam Hari Raya"_*
Berikut ini amalan pada malam Hari Raya (Idul Adlha dan Idul Fitri), seperti disebut dalam kitab Kanzun Najah Was Surur, karya Syaikh Abdul Hamid Al Qudsi, dan riwayat dawuh Syaikh Abdul Karim Lirboyo (Mbah Manab) oleh Syaikhina KH.Maimoen Zubair.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
عن عبادة بن الصامت رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: “من أحيا ليلة الفطر وليلة الأضحى لم يمت قلبه يوم تموت القلوب” رواه الطبراني في الكبير والأوسط
Dari Ubadah Ibn Shomit r.a. Sungguh Rosulullah SAW bersabda: _"Barangsiapa menghidupkan malam Idul Fitri dan malam Idul Adlha, hatinya tidak akan mati, di hari matinya hati."_
HR. Thobaroni
عن أبي أمامه رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : “من قام ليلتي العيدين محتسباً لم يمت قلبه يوم تموت القلوب”. وفي رواية “من أحيا” رواه ابن ماجه
Dari Abi Umamah r.a, dari Nabi SAW, bersabda:
_"Barangsiapa menegakkan dua malam Hari Raya dengan hanya mengharap Alloh, maka hatinya tidak akan mati pada hari matinya hati._
HR. Ibnu Majah.
*_Bagaimana cara menghidupkan/ menegakkan dua Hari Raya tersebut?_*
Telah disebutkan oleh Syaikh Abdul Hamid Al Qudsi, dengan mengamalkan beberapa amalan:
*1. Syaikh Al Hafni* berkata: _"Ukuran minimal menghidupkan malam bisa dengan Sholat Isya’ berjama’ah dan meniatkan diri untuk jama’ah Sholat Shubuh pada besoknya. Atau memperbanyak sholat sunnah dan bacaan-bacaan dzikir._
*2. Syaikh Al Wanna’i* dalam risalahnya:
_"Barangsiapa membaca istighfar seratus kali (100×) setelah Sholat Shubuh di pagi Hari Raya, maka akan dihapus dosa-dosanya di dalam buku catatannya, dan pada hari kiamat akan aman dari siksa._
*3. Syaikh Al Wanna’i*: _"Barangsiapa membaca,_
سبحان الله وبحمده
_Subhanalloh wabihamdihi 100× pada Hari Raya, dan menghadiahkan pahalanya untuk ahli kubur, maka para ahli kubur berkata, ”Wahai Dzat Yang Maha Penyayang, rohmatilah ia, dan jadikanlah ia ahli surga”._
*4. Syaikh Al Fasyni* berkata dalam Tuhfatul Ikhwan: Dari Sahabat Annas, dari Kanjeng Nabi SAW, dawuh (yg artinya): _Hiasilah dua Hari Raya dengan tahlil, taqdis, tahmid dan takbir”._ Nabi juga dawuh: _Barangsiapa yang membaca:_
سبحان الله وبحمده
_Subhanalloh wabihamdihi 300× dan ia menghadiahkan untuk muslimin yang sudah wafat, maka seribu cahaya akan masuk di setiap kuburan, dan Gusti Alloh akan memasukkan seribu cahaya ke kuburnya jika ia meninggal._
*5. Syaikh Az Zuhri* berkata: Sahabat Anas r.a. berkata, Nabi SAW dawuh (yg artinya): _"Barangsiapa di dua Hari Raya mengucapkan:_
لا اله الا الله وحده لا شريك له، له الملك و له الحمد يحي و يميت و هو حي لا يموت بيده الخير وهو على كل شيئ قدير
_sebanyak 400× sebelum Sholat ‘Ied, maka Gusti Allooh SWT akan menikahkannya dg 400 bidadari, seakan memerdekakan 400 budak, dan Gusti Allooh SWT mewakilkan para malaikat untuk membangun kota-kota dan menanam pohon-pohon untuknya di hari kiamat._
Beliau Syaikh Az Zuhri berkata:
_“Aku tidak pernah meninggalkannya semenjak aku mendengarnya dari Sahabat Anas r.a. dan Anas r.a. dahulu juga berkata: “Aku tidak pernah meninggalkannya semenjak aku mendengarnya dari Nabi SAW.”_
*Wasiat KH. Abdul Karim Lirboyo*
Diriwayatkan dari Syaikhina Wa Murobbi Ruuhina KH.Maimoen Zubair, dari Syaikh Abdul Karim, pendiri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur, beliau dawuh:
_“Sak makendut-makendute santri ojo nganti ora ngurip-urip malem rioyo loro, kanthi sholat ba’diyah Isya’ rong rakaat ditambah sholat witir sak rakaat”._
Artinya:
_“Senakal-nakalnya santri jangan sampai tidak menghidupkan dua malam hari raya (Idul Fithri dan Idul Adlha) dengan melaksanakan sholat sunah minimal dua rokaat setelah Isya’ dan satu rokaat witir”_
_Wallohu A’lam Bishshowab…._
Tuesday, 29 August 2017
RIZKI
🌸RIZKI🌸
Dulu saya pikir sholat dhuha dan membaca zikir pagi/Alma'surat itu pembuka pintu rizki dan dulu saya pikir, rizqi berwujud uang, banyak order, banyak job, urusan kerjaan lancar, banyak tabungan, punya banyak asset disana-sini,
Intinya : Harta.
Setelah mencari tau apa makna rizqi dalam Islam (sesuai yg tertera dalam Alquran dan hadits), ternyata saya salah besar.
Ternyata,
🍁 Langkah kaki yg dimudahkan untuk hadir ke majelis ilmu, itu adalah rizqi.
🍁 Langkah kaki yg dimudahkan untuk shalat berjamaah di masjid, adalah rizqi.
🍁 Hati yg Allah jaga jauh dari iri, dengki, dan kebencian, adalah rizqi.
🍁 Punya temen2 yang sholeh dan saling mengingatkan dalam kebaikan, itu juga rizqi.
🍁 Saat keadaan sulit penuh keterbatasan, itu juga rizqi. Mungkin jika dalam keadaan sebaliknya, justru membuat kita kufur, sombong, bahkan lupa diri.
🍁 Punya orang tua yang sakit2an, adalah rizqi, karena merupakan ladang amal pembuka pintu surga.
🍁 Tubuh yang sehat, adalah rizqi. Bahkan saat diuji dengan sakit, itu juga bentuk lain dari rizqi karena sakit adalah penggugur dosa.
🍁 Dan mungkin akan ada jutaan daftar lainnya bentuk2 rizqi yang kita tidak sadari.
Justru yang harus kita waspadai adalah ketika hidup kita berkecukupan, penuh dengan kemudahan dan kebahagiaan, padahal begitu banyak hak Allah yang belum atau tidak kita tunaikan...😔
Mari sebarkan kebaikan dan nikmati rizqi kita yg Allah tebarkan dimuka bumi dalam berbagai bentuk, syukuri karunia nya.
Mulyakan yaaa Allah....orang yang membaca tulisan ini.....Amiin YRA.
Monday, 28 August 2017
KEHEBATAN SURAT AL-IKHLAS
*KISAH JENAZAH YANG* *DISHOLAWATI 70 RIBU*
*MALAIKAT*
*Ngaji Yuuukk....!!!
*Kisah ini diriwayatkan oleh Anas bin Malik r.a*. : *Pada suatu pagi Rasulullah SAW bersama dengan sahabatnya Anas bin Malik r.a. melihat suatu keanehan*
*Bagaimana tidak, matahari terlihat begitu redup dan kurang bercahaya seperti biasanya*
*Tak lama kemudian Rasulullah SAW dihampiri oleh Malaikat Jibril*.
*Lalu Rasulullah SAW bertanya kepada Malaikat Jibril* : *"Wahai Jibril, kenapa Matahari pagi ini terbit dalam keadaan redup? Padahal tidak mendung?*"
*Ya Rasulullah, Matahari ini nampak redup karena terlalu banyak sayap* *para malaikat yang menghalanginya*. *jawab Malaikat Jibril*
*Rasulullah SAW bertanya lagi : "Wahai Jibril, berapa jumlah Malaikat yang menghalangi matahari saat ini?*"
*Ya Rasulullah* *70 ribu Malaikat jawab Malaikat* *Jibril*.
*Rasulullah SAW bertanya lagi* : *Apa gerangan yang* *menjadikan Malaikat menutupi Matahari*?"
*Kemudian Malaikat Jibril menjawab : "Ketahuilah wahai Rasulullah*, *sesungguhnya Allah SWT telah mengutus 70 ribu Malaikat agar membacakan shalawat kepada salah satu umatmu*."
*Siapakah dia*, *wahai Jibril?*" *tanya Rasulullah SAW*.
*Dialah Muawiyah..!! jawab Malaikat Jibril*
*Rasulullah SAW bertanya lagi* : *Apa yang telah dilakukan oleh Muawiyah sehingga saat ia meninggal* *mendapatkan kemuliaan yang sangat luar biasa ini*
*Malaikat Jibril menjawab* *Ketahuilah wahai Rasulullah*, *sesungguhnya Muawiyah itu semasa hidupnya banyak membaca Surat Al-Ikhlas* *di waktu malam, siang, pagi, waktu duduk, waktu berjalan, waktu berdiri, bahkan dalam setiap keadaan selalu membaca Surat Al-Ikhlas*."
*Malaikat Jibril melanjutkan penuturannya : "Dari itulah Allah SWT mengutus sebanyak 70 ribu malaikat untuk membacakan shalawat kepada umatmu yang bernama Muawiyah tersebut*."
*SubhanAllah* ..
*Walhamdulillah* ..
*Wala ilaha illallah* ..
*Wallahu akbar*.
*Rasulullah SAW bersabda : ''Apakah seorang di antara kalian tidak mampu untuk* *membaca sepertiga Al-Qur'an dalam semalam?" Mereka menjawab, "Bagaimana mungkin kami bisa membaca sepertigai Al-Qur'an?" Lalu Nabi SAW bersabda, "Qul huwallahu ahad itu sebanding dengan* *sepertiga Al-Qur'an.'' (H.R. Muslim no. 1922)*
*Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak.
*Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)*
Yu kita sebarkan....semoga ilmu ini bemanfaat untuk kita semua....aamiin! Yaa Rabbal'aalamiin.
Sunday, 27 August 2017
HUTANG KITA BANYAK PADA ANAK
Hutang Kita Banyak pada anak-anak
Tidak jarang, kita memarahi mereka saat kita lelah.
Kita membentak mereka padahal mereka belum benar-benar paham kesalahan yang mereka lakukan.
Kita membuat mereka menangis karena kita ingin lebih dimengerti dan didengarkan.
Tetapi,
seburuk apapun kita memperlakukan mereka, segalak apapun kita kepada mereka, semarah apapun kita pernah membentak mereka...
Mereka akan tetap mendatangi kita dengan senyum kecilnya.
Menghibur kita dengan tawa kecilnya,
Menggenggam tangan kita dengan tangan kecilnya,
Seolah semuanya baik-baik saja,
seolah tak pernah terjadi apa-apa sebelumnya.
Mereka selalu punya banyak cinta untuk kita,
meski seringkali kita tak membalas cinta mereka dengan cukup.
Kita bilang kita bekerja keras demi kebahagiaan mereka,
tetapi kenyataannya merekalah yang justru membahagiakan kita dalam lelah di sisa waktu dan tenaga kita.
Kita merasa bahwa kita bisa menghibur kesedihan mereka atau menghapus air mata dari pipi-pipi kecil mereka,
tetapi,
Sebenarnya kitalah yang selalu mereka bahagiakan.
Merekalah yang selalu berhasil membuang kesedihan kita,
melapangkan kepenatan kita, menghapus air mata kita.
Kita berhutang banyak pada anak-anak kita.
Dalam 24 jam, berapa lama waktu yang kita miliki untuk berbicara, mendengarkan, memeluk, mendekap dan bermain dengan mereka?
Dari waktu hidup kita bersama mereka, seberapa keras kita bekerja untuk menghadirkan kebahagiaan sesungguhnya di hari-hari mereka, melukis senyum sejati di wajah mungil mereka?
Tentang anak-anak,
Sesungguhnya merekalah yang selalu "lebih dewasa" dan "bijaksana" daripada kita.
Merekalah yang selalu mengajari dan membimbing kita menjadi manusia yang lebih baik setiap harinya.
Seburuk apapun kita sebagai orangtua, mereka selalu siap kapan saja untuk menjadi anak-anak terbaik yang pernah kita punya.
Kita selalu berhutang kepada anak-anak kita.
Anak-anak yang setiap hari menjadi korban dari betapa buruknya cara kita mengelola emosi.
Anak-anak yang terbakar residu ketidakbecusan kita saat mencoba menjadi manusia dewasa.
Anak-anak yang menanggung konsekuensi dari nasib buruk yang setiap hari kita buat sendiri.
Anak-anak yang barangkali masa depannya terkorbankan gara-gara kita tak bisa merancang masa depan kita sendiri.
Tetapi mereka tetap tersenyum, mereka tetap memberi kita banyak cinta, mereka selalu mencoba membuat kita bahagia.
Maka dekaplah anak-anakmu, tataplah mata mereka dengan kasih sayang & penyesalan, katakan kepada mereka:
"Maafkan untuk hutang-hutang yang belum terbayarkan"
Maafkan jika semua hutang ini telah membuat Allah tak berkenan.
Maafkan karena hanya pemaafan dan kebahagiaan kalianlah yang bisa membuat hidup ayah dan ibu lebih baik dari sebelumnya.
Iya, lebih baik dari sebelumnya.
Selamat memeluk anak-anak kita.
Ya Allah...
😊✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
😊✔ Lapangkanlah hatinya
😊✔ Bahagiakanlah keluarganya
😊✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
😊✔ Mudahkan segala urusannya
😊✔ Kabulkan cita-citanya
😊✔ Jauhkan dari segala Musibah
😊✔ Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah,Prasangka Keji, Berkata Kasar, dan Mungkar
😊✔ Dan semoga yg me-LIKE, komen Aamiin dan membagikan status ini rezekinya berlimpah aamiin..
Boleh di SHARE sebanyak mungkin!!
Subscribe to:
Posts (Atom)